Lets get Think BLACK
Imajinasi yang ada kadang-kadang sulit tuk di bendung, rasanya kepingin di muntahkan dan di keluarkan sehingga menghasilkan sesuatu yang membuat diri ini merasa puas. seperti yang saat ini di alami seorang penulis skenario,
Tertarik dengan sebuah berita kecil yang pernah di publikasikan di sebuah media. Bahwa seorang penulis scenario film ternama membuat sensasi yang akan menimbulkan pro dan kontra. Seorang penulis yang mempunyai imajinasi bisa mewujudkannya dalam bentuk seperti apa yang diinginkannya. tanpa memikirkan apa yang akan terjadi asalkan itu menguntungkan.
Seorang penulis scenario dengan imajinasi liarnya nekat membuat sensasi agar filmnya laris manis, engk tanggung-tanggung bintang film P**** menjadi pemeran utamanya. Dengan gaya bahasa yang menggebu-gebu seorang penulis scenario menceritakan isi dari sebuah karyanya kepada seorang wartawan yang di sewanya untuk melancarkan aksi sensasinya walaupun karyanya belum jadi sama sekali.
Sang wartawan segera mempublikasikan hasil wawancaranya dengan sang penulis scenario film. Dengan harapan beritanya pun laris manis di media-media. Dengan keajaiban tekhnologi informasi di jaman sekarang ini berita itu cepat tersebar. Menyebutkan bahwa bintang itu akan main film di negara yang di kenal mengharamkan hal-hal berbau P****.
Sensasi itu pun meluas dengan secepat kilat. Enggak mau di cap cuma membuat sensasi, sang penulis mewujudkan imajinasinya, dan bintang itu pun datang “emh…. apakah kedatangan bintang itu di sambut meriah..?” Lets get Think BLACK
Ternyata sensasi sang penulis benar-benar sudah kelewat batas. Di tempat kedatangan sang bintang bukan di sambut meriah layaknya bintang-bintang lainnya yang pernah datang ke Negara itu. Di ujung sana ribuan pengunjuk rasa menentang kehadiran sang bintang. Sampai-sampai pihak yang berwenang turun tangan. Menimbulkan korban jiwa di antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan.
Entah apa yang ada di pikiran sang penulis tuk mewujudkan imainasinya. Sehingga menimbulkan kekacauan. Akhirnya dengan kejadian seperti itu. Imajinasi sang penulis berubah menjadi bencana bukannya menjadi seperti apa yang pernah diceritakan kepada seorang wartawan.
Jika itu benar-benar terjadi siapa yang disalahkan, siapa yang jadi KAMBING HITAM dan siapa yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban. Sang bintang atau sang penulis.
Mungkin sebenarnya imajinasi yang ada di pikiran sang penulis scenario itu Cuma film yang enggk ada unsur P*** nya. Tetapi sang penulis salah besar dengan mencantumkan label haram (memakai pemain film P***) yang katanya sudah terkenal di dunia maya (internet). Kontan saja hal seperti itu menjadi perhatian serius di kalangan masyarakat yang mengenal label haram itu. Layaknya sebuah makanan mahal tetapi tidak berlabel 100 % halal.
Mudah-mudahan saja itu semua cuma sensasi yang enggak akan pernah terjadi
| Follow @pengen_lihatgak |





















Bintang P*** mungkin aja diprotes bahkan dilarang,..tapi imajinasi siapa yg bisa larang, biarkan aja merambah.....:))
Yap.. kalo cuma dikamar..sih its ok..tapi kalo di tempat umum..behhhhhh
bagus ga ni film
sip infonya
setuju,,,,, ama dhanil,cuman ada yg kurang,,,!1!
meskipun dikamar law bukan pasangn resmi juga kaga baek laaaaaaa,,,,,gini2 gw juga tau lho guys.......
ho..oh..tuh..kalau dikamar sama guling its ok kan
Dhaniels: Apalagi sama selimut. ok banget